Sunday, 17 May 2015

Eri Yunanto Berada di Kedalaman 300 M dari Bibir Kawah Merapi


Tim SAR terus melakukan upaya evakuasi Eri Yunanto dari dalam kawah Merapi. Posisi Eri diketahui berada di kedalaman 300 meter dari bibir kawah.

"Korban berada pada kedalaman sekitar 300 meter dari bibir kawah, sehingga evakuasi menggunakan teknik vertical rescuer," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan singkat, Minggu (17/5/2015).

3 Tim pencari telah berada di bibir kawah Merapi sejak pagi tadi untuk merintis jalur evakuasi dan memasang tali ke dalam kawah. Kini, tim tersebut sudah berada di kedalaman 50 meter dari bibir kawah.

"12 Orang sudah dapat dikerahkan yaitu 6 orang di bibir kawah untuk pegang tali dan 6 lainnya di sepanjang jalur tali," ujar Sutopo.

Namun kondisi angin yang cukup kencang di puncak Merapi membuat tim harus menunda operasi pencarian hingga esok pagi. 150 anggota tim SAR pun terpaksa menginap 200 meter dari puncak Merapi ke arah Pasar Bubrah untuk memenuhi logistik tim SAR.

"Rekomendasi Badan Geologi agar evakuasi dan pemasangan alat di jalur harus dilakukan sebelum pukul 12.00 WIB karena sinar matahari berpengaruh terhadap gas beracun. Suhu di kawah sekitar 160-420 derajat Celcius," ucap Sutopo.

Eri adalah mahasiswa Teknik Industri Universitas Atmajaya Yogyakarta yang terpeleset di kawah Merapi pada Sabtu (16/5) pukul 11.00 WIB. Eri sempat berpose di puncak tertinggi Merapi sebelum akhirnya terpeleset dan jatuh ke dalam kawah Merapi.

Pendaki Jatuh di Kawah Merapi

Sosok Eri Yunanto yang terjatuh ke dalam kawah Merapi terlihat oleh tim SAR pada sore tadi. Namun tim belum bisa memastikan kondisi Eri.

"Sudah terlihat (sosoknya) di dasar kawah 300 meter dari bibir kawah," kata Koordinator Misi Pencarian dari BPBD Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetyo kepada detikcom, Minggu (17/5/2015).

Walau begitu, tim SAR belum bisa memastikan kondisi Eri di dalam kawah Merapi tersebut. Menurut Kurniawan, kondisi bisa diketahui setelah tim berhasil mengevakuasi Eri.

"Belum bisa dipastikan. Kita upayakan untuk menyentuh korban dulu, nanti (setelah evakuasi) baru bisa (diketahui)," ujar Kurniawan.

Sosok Eri dilihat oleh tim SAR kurang lebih pada pukul 14.30 WIB tadi. Tim pencari pun tengah membuat jalur untuk proses evakuasi dengan peralatan dan perlengkapan khusus tahan panas.

"Besok pagi mulai evakuasi pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB," ucap Kurniawan.

Saturday, 16 May 2015

Curi Minuman Soda, ABG Kritis Dimassa

Curi Minuman Soda, ABG Kritis Dimassa

Foto: Istimewa

KLATEN, suaramerdeka.com – AM (17) warga Dusun Sudin, Desa Dragan, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali kondisinya kritis di UGD RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro, Kamis (14/5). Remaja itu dihakimi warga karena terpergok mencuri minuman bersoda.
Aksi main hakim sendiri itu terjadi Rabu (13/5) malam sekitar pukul 18.00. Saat itu, pelaku yang mengendarai sepeda motor Suzuki AD 3025 ZC mondar-mandir di depan toko milik Joko Supriyanto (48) warga Dusun Sidodadi, Desa Tangkil, Kecamatan Kemalang.
Usai menutup toko, Joko kaget sebab pelaku sudah di dalam toko mengambil tiga botol minuman bersoda. “Saat saya mau masuk kembali, pelaku sudah di dalam toko,” kata Joko.
Pelaku hendak lari sambil menyerangnya dengan pukulan. Diserang mendadak, Joko mengaku langsung berteriak meminta tolong. Tak ayal warga yang mendengar teriakan langsung berhamburan ke lokasi. Warga yang emosi menghajar pelaku hingga babak-belur dan tidak sadarkan diri. Tidak cukup menghajar pelaku, warga menyulut sepeda motor dengan korek api hingga terbakar. Aksi baru berhenti setelah pelaku nyaris tewas dan polisi Polsek Kemalang datang ke lokasi.
Oleh polisi, pelaku dilarikan ke RSUP untuk mendapat perawatan. Kapolsek Kemalang AKP I Wayan Narta mengatakan sepeda motor diamankan sebagai bukti.
(Achmad Hussain/CN41/SMNetwork)